speak out!!

setiap kejadian dalam blog ini adalah nyata. bila terdapat kesamaan tokoh, kejadian atau tempat... hm, sorry.
saya tidak memaksa anda untuk membaca blog ini. tapi jika itu pilihannya, nikmati!!

Tuesday, December 25, 2012

Biasa-biasa Saja Tapi Mantap :D


"berhentilah mencari agar menemukan" (Kell, Supernova:Akar)

what would you feel, if you find someone you don't expect? untuk kasus saya, saya senang luar biasa. saya merasa pantas untuk mendapatkannya setelah dua tahun yang sibuk mencari. selama dua tahun belakangan ini saya banyak mengalami kejadian yang cukup menguras energi. rasa marah, kecewa, sedih, gak berharga dan lain sebagainya, udah sering saya alami. hingga saya berada di satu titik. saya lelah. lelah untuk marah, kecewa dan sedih. saya ingin "ada" di dunia ini. saya nggak mau cuma jadi seonggok daging aja. dan disanalah saya berada. berhenti. menarik napas dalam-dalam dan mencoba menikmati sekeliling saya. saya kembali diingatkan bahwa saya bukan satu-satunya manusia di dunia ini. ada manusia-manusia lain yang akan siap membantu saya berdiri ketika saya jatuh. dulu, saya lupa kalau saya ini nggak pernah sendiri. beberapa bulan belakangan ini saya mencoba untuk berbagi rasa dengan teman-teman dekat saya. saya mencoba untuk keluar dari zona nyaman saya. beresiko memang, tapi saya mencoba. 

banyak hal yang terjadi ketika saya memutuskan untuk 'berhenti'. saya seperti menemukan potongan-potongan diri saya yang lain di luar sana. mereka hadir dari keluarga saya dan juga teman-teman baik saya. keluarga yang selalu siap mensupport saya, apapun dan bagaimanapun keadaan saya. teman-teman yang sepenuhnya menerima kondisi saya. saat itu saya merasa...penuh. saya bahagia. seutuhnya. 

lalu, saya menemukan lagi potongan diri saya yang lain. hal yang tidak pernah saya prediksi sebelumnya. dia hadir seperti kejutan ulang tahun. mengagetkan sekaligus menyenangkan. pertemuan, yang awalnya saya kira, biasa-biasa saja. berawal dari cerita-cerita ringan sampai diskusi berat. rasa nyaman dan percayalah yang membuat kami akhirnya mampu berbicara dari hati ke hati. apa yang dia rasakan dan apa yang saya rasakan. kami pun merasakan hal yang sama. tanpa diminta. tanpa dipersiapkan.

Ketika bersamanya, saya merasa “ada”. Saya merasa punya alasan untuk gak cuma sekedar jadi seonggok daging aja. saya merasa layak disayang. Saya merasa lengkap. Perasaan-perasaan yang dulu rasanya “gak saya banget” justru sekarang ini saya rasakan penuh. Kebiasaan-kebiasaan yang dulu rasanya “gak saya banget” justru sekarang saya nggak keberatan untuk melakukannya. hehe.


Yang kami jalani saat ini belumlah seberapa. Masih panjang dan (kayaknya) penuh rintangan. Tapi kami sepakat untuk sama-sama berjuang. Kami sadar betul, yang kami jalani saat ini, sangat berat. tapi kami ingin selalu percaya bahwa kami bisa melewatinya bersama-sama. Seperti yang dia sering bilang, “orang yang jauh disana lebih pantas untuk diperjuangkan”. Kami percaya itu. Saya percaya.


Perjalanan ini mungkin belum punya akhir yang pasti. tapi kami sedang menuju kesana. Semoga bisa. Semoga mampu. Sama-sama berjuang ya... J

Kami menjalani hubungan ini sama seperti yang lainnya. hanya saja kami perlu mempersiapkan hati yang lebih besar untuk menampung semua rasa percaya yang diberikan. Hati yang lebih besar lagi untuk mampu menampung lebih banyak kesabaran. Hati yang sangat besar untuk dapat saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jadi kalau ada yang tanya, bagaimana hubungan saya dengannya, saya akan jawab “biasa-biasa saja tapi mantap” Hehehe.

Love you so damn much, D! :*



Have a nice day,

Liris Kinasih

Friday, November 23, 2012

merindumu dengan senyum.


menatap langit-langit kamar
masih sama
putih, polos, monoton
namun ada yang hilang
entah apa

memutar badan ke kanan
toples itu masih ada
masih sama
tulisan-tulisan manis
menghibur diri

memutar badan ke kiri
foto-foto itu masih ada
masih sama
wajah manis, lucu, menyebalkan
terpampang jelas

semua masih sama.
dinding, langit-langit, tumpukan kertas,
foto-foto, tiker bioskop, bon restoran
semuanya ada
semuanya sama

tapi, kamu tidak lagi duduk disampingku
tidak ada lagi tangan-tangan merengkuh menyambutku
tidak kulihat lagi senyum manismu, tawa renyahmu
tidak ada lagi
tidak ada kamu

izinkan aku membenci sekaligus merindumu
membenci karena kamu harus pergi, tiba-tiba
membenci karena hari itulah,
aku melihatmu tersenyum, tertawa dan memelukku
setelah itu tak kutemukan kamu lagi

tapi aku lebih merindukanmu
merindukan sapa pagimu
senyum merekah
tangan yang menyambutku
kecup hangat di dahi
peluk erat.
aku merindukanmu

terima kasih sudah hadir dalam hidupku
ini bukanlah waktu yang singkat
aku akan terus merindu. menyayangimu.
semoga kita akan bertemu di lain waktu.

:)


==
Orang-orang baik selalu pergi lebih dulu. Tidak pernah sebuah kepergian itu menyenangkan. Selalu ada tangis sebelum tawa. Semoga, teman-temanku yang pergi lebih dulu, dapat berjalan dengan tenang menuju diriNya. We miss you. :)

~liris kinasih

Tuesday, November 13, 2012

Putri dan Lima Prajurit (2)



Putri tidak pernah menyadari
Betapa sulit melepaskan prajuritnya pergi
menuju medan perang
Ditatapnya lekat-lekat
Dihafalkannya setiap gerak, senyum dan lambaian tangan
Bertanya-tanya, kapan lagi dapat menikmati senyumnya?
Akankah ia kembali dengan senyum itu?

==
Ini sedikit lanjutan dari cerita Putri dan Lima Prajurit :) Enjoy!

~Liris Kinasih

Tuesday, November 6, 2012

cerita secangkir kopi



pagi ini matahari malu-malu menampakkan wujudnya
udara dingin enggan pergi
secangkir kopi hadir
menguapkan segala gundah
hangat meresap

sore ini senyum enggan pergi
mata enggan menutup
cerita-cerita enggan berhenti
secangkir kopi hadir
sejenak menghentikan waktu
waktuku bersamanya

malam ini...
lagi-lagi secangkir kopi hadir
menemani mata yang dipaksakan terbuka
menemani jari-jari yang bergerak cepat tanpa jeda
menyusun kata-kata manis tak bermakna

hidup itu seperti secangkir kopi
di pagi hari
sore hari
dan malam menjelang
pahit tapi membuatku nyaman


mari duduk bersamaku,
kita minum secangkir kopi
biarkan kata dan tawa membaur menjadi satu

salam manis,

Liris Kinasih

*teruntukmu tubuhku yang tidak pernah jauh dari kafein. hehe.

Wednesday, October 31, 2012

my last question:

"Will You Come to My Funeral?"

Monday, October 22, 2012

Sewindu



Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang hari
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku benam sejak lama

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita

Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
(Tulus - Sewindu)

*terima kasih untuk delapan tahun pertemanan ini. terima kasih untuk semua rasa ini. keep rockin' bro!!* *salam metal*


~Liris Kinasih